Silabus Program Magister

1. SVK 501 Metodologi Penelitian 2(1-3)
Memberikan pengetahuan dan melatih berpikir ilmiah dengan kerangka pikir dan etika yang bersifat ilmiah, prosedur penelitian, penyusunan proposal penelitian, penyusunan artikel ilmiah dan presentasi karya ilmiah

2. SVK 511 Ekologi Hutan Tropika 3(2-3)
Memberikan pengetahuan tentang pengertian ekosistem hutan tropika, ekologi populasi dan ekologi komunitas, struktur dan fungsi ekosistem hutan tropika, metode dan teknik pengukuran, tipe-tipe ekosistem hutan tropika, keseimbangan karbon pada pohon dan ekosistem hutan tropika, keseimbangan karbon pada pohon dan ekosistem hutan tropika, siklus hara pada ekosistem hutan tropika, dan hubungan vegetasi dengan perubahan iklim

3. SVK 512 Pengelolaan Tapak Hutan 3(2-3)
Memberikan pengetahuan tentang pendahuluan tanah dan bioma hutan, karakterisik tanah hutan, tanah dan sistem perakaran, biogeokimia hutan, pengaruh gangguan hutan terhadaptapak hutan, pengelolaan nutrisi hutan, produktivitas hutan jangka panjang.

4. SVK 513 Ekologi Hutan Mangrove dan Rawa Gambut 3(2-3)
Mata kuliah ini membahas pendahuluan, karakteristik biologi, karakteristik lingkungan, karakteristik flora dan fauna, peranan ekologi ekosistem, respon ekosistem terhadap stress, arahan ekologis dalam pengelolaan ekosistem mangrove dan rawa gambut.

5. SVK 521 Silvikultur Hutan Tropika 3(2-3)
Mata Kuliah ini membahas latar belakang, tujuan dan ruang lingkup silvikultur hutan tropika (SHT), hubungan antara silvikultur dengan manajemen hutan dan kaitannya dengan pengelolaan hutan yang lestari (sustainable forest management), dinamika hutan, pemantauan kesehatan hutan, hubungan antara pertumbuhan pohon dan praktek silvikultur dan sistem silvikultur daerah tropika di dunia.

6. SVK 522 Pemanfaatan Sumberdaya Genetik Hutan Tanaman 3(2-3)
Mata Ajaran ini membahas pemanfaatan sumberdaya genetik tanaman hutan berkelanjutan yang meliputi definisi sumberdaya genetik beserta status dan ancamannya, genetika populasi, variasi genetik, konservasi genetik, seleksi, pemuliaan tanaman secara umum, penggunaan penanda molekuler guna keperluan sidik jari tanaman.

7. SVK 523 Ilmu dan Teknologi Mikoriza 3(2-3)
Mata kuliah ini membahas latar belakang, tujuan dan ruang lingkup teknologi mikoriza, pentinganya mikoriza dalam pembangunan hutan dan rehabilitas hutan terdegradasi, macam-macam mikoriza, teori dasar pembentukan mikoriza dalam pertumbuhan tanaman, hubungan antara mikoriza dengan mikroorganisme lain, teknik eksplorasi, seleksi, pengujian dan produksi inokulum mikoriza, serta aplikasi mikoriza pada tanaman kehutanan, perkebunan dan lahan bekas tambang.

8. SVK 531 Teknologi Perlindungan Hutan 3(2-3)
Memberikan pengetahuan tentang kegiatan melindungi hutan tropika dari berbagai gangguan hutan seperti hama hutan, penyakit hutan, kebakaran hutan, penggembalaan ternak, pencurian hasil hutan dan penggarapan liar/penyerobotan lahan hutan yang mencakup kegiatan pencegahan dan penanggulangan melalui pendekatan ekologis, sosial ekonomi dan hukum.

9. SVK 532 Gangguan Hutan 3(2-3)
Mengenalkan jenis/faktor (biotik, fisik dan sosial) penyebab gangguan pada hutan. Menguraikan mekanisme timbulnya gangguan oleh setiap jenis/faktor penyebab gangguan. Menguraikan jenis ragam dampak gangguan (biologis, fisik, ekonomi dan sosial), langsung dan tidak langsung, pada hutan dan pengguna jasanya.

10. SVK 611 Ekologi Restorasi 3(2-3)
Mempelajari pengertian tentang restorasim perbedaan antara restorasi dengan rehabilitasi, reklamasi dan revegetasi, konsep restorasi lahan-lahan marginal, kaedah-kaedah ekologi yang dipakai dalam merestorasi hutan terdegradasi, tahapan dalam merestorasi lahan hutan dan lahan pasca tambang, pemahaman proses suksesi dalam restorasi, kriteria pemilihan jenis, deskripsi lahan yang akan direstorasi, lay out jenis dan teknik penanaman, pemeliharaan dan monitoring keberhasilan restorasi lahan terdegradasi.

11. SVK 621 Sistem Agroforestri 3(2-3)
Konsep sistem agrofirestri, sistem agroforestri di Indonesia, fungsi sistem agroforestri dalam produktivitas dan perlindungan tanah, aspek ekologi, ekonomi-bisnis dan sosial-budaya sistem agroforestri, dan riset sistem agroforestri.

12. SVK 622 Pemuliaan Pohon dan Bioteknologi Kehutanan 3(2-3)
Mata ajaran ini membahas topik-topik tentang aplikasi biologi molekuler tanaman dan genetika pada program pemuliaan pohon dan bioteknologi kehutanan, karakterisasi molekuler, program seleksi dibantu penanda molekuler, diagnostik molekuler, kultur jaringan dan sel tanaman hutan, metabuilt sekunder, cloning dan transformasi tanaman.

13. SVK 623 Ekofisiologi Pohon 3(2-3)
Mata kuliah ini membahas latar belakang, tujuan dan ruang lingkup ekofisiologi pohon, perkembangan dan pertumbuhan pohon, fiksasi karbon pada pohon, hubungan air dan pohon, serapan hara dan distribusinya, hubungan hara nitrogen di dalam pohon, produk sekunder dari pohon, hormon dan differensiasi vascular.

14. SVK 631 Kebakaran Hutan dan Lingkungan3(2-3)
Mata Kuliah ini menjelaskan tentang hubungan antara kebakaran hutan dan komponen lingkungan yang terganggu, akibat timbulnya kebakaran hutan pada lingkungan tertentu cenderung akan mengganggu dan merusak komponen penyusunannya seperti tanah gambut, vegetasi mikroorganisme, serangga, satwa liar, manusia dan kualitas udara, baik yang bersifat lokal spesifik maupun bersifat global.

15. SVK 632 Teknologi Apikultur dan Serikultur 3(2-3)
Mengenalkan jenis lebah madu dan serangga penghasil sutera (ulat sutera) yang sudah dapat dibudidayakan, bioekologi lebah madu dan ulat sutera, tanaman sumber pakan lebah dan budidaya tanaman murbei, persyaratan untuk kehidupan dan pengusahaan lebah madu dan ulat sutera, kebutuhan gizi bagi kehidupan lebah madu dan ulat sutera, teknik budidaya lebah madu dan ulat sutera mulai dari pengadaan bibit dan sarana sampai dengan pemanenan hasil dan penanganan pasca panen dasar produk lebah madu dan ulat sutera. Topik khusus tentang pengelolaan lebah hutan jenis Apis dorsata.

16. SVK 633 Teknologi Budidaya Jamur 3(2-3)
Mata ajaran ini memberi pengetahuan tentang pentingnya arti budidaya jamur dari segi ekonomi, jenis, biologi dan ekologinya, tahap budidaya jamur, meliputi ekologi jamur yang penting di alam, pembuatan bibit jamur, penyediaan substrat dan fermentasi atau komposisi, menguji kondisi susbtrat, penanaman bibit pada substrat, pemeliharaan dan perlakuan khusus, usaha dalam skala besar, medium atau kecil, hama dan penyakit jamur serta pengendaliaannya.

17. SVK 634 Jasad Renik Bagi Kesehatan Hutan 3(2-3)
Mata ajaran ini memberikan pengetahuan tentang peran jasad renik bagi kesehatan hutan, yaitu meningkatkan ketersediaan dan serapan air dan unsur hara, sebagai pengurai serasan dan sisa-sisa tegakanm serta sebagai antagonis terhadap organisme perusak tegakan hutan, beserta ciri-ciri umum dan siklus hidup jasad renik tersebut, dari kelompok bakteri, fungi, virus dan mikoplasma.