Tree Grower Community

Tree Grower Community (TGC) merupakan suatu organisasi kemahasiswaan yang berbentuk Himpunan Profesi yang berkedudukan di Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor untuk mewadahi kegiatan mahasiswa silvikultur sesuai minat dan bakatnya dalam bidang Silvikultur pada khususnya dan Ilmu Kehutanan pada umumnya. Tree Grower Community didirikan pada tanggal 27 Desember 2006 di kampus Fakultas Kehutanan IPB Dramaga-Bogor oleh mahasiswa Silvikultur angkatan 40, 41, dan 42. Tree Grower Community disahkan pada tanggal 16 Desember 2007 dalam Sidang Umum II (SU II) MPM KM IPB dengan surat ketetapan no : 006/SU II/MPM KM-IPB/XII/2007.

Tree Grower Community mempunyai visi dan misi untuk mencapai tujuan bersama yang menjadi landasan dalam menjalankan kegiatannya. Visi dan misi TGC yaitu sebagai berikut :

VISI

Sebagai wadah pemersatu civitas Silvikultur, penyalur bakat serta keilmuannya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat

MISI

  1. Mempererat hubungan internal civitas Departemen Silvikultur.
  2. Memaksimalkan program kerja TGC
  3. Mengembangkan keilmuan dari masing-masing group yang dapat diaplikasikan ke masyarakat.
  4. Mengupgrade soft dan hardskill anggota TGC.

Tree Grower Community berasaskan Pancasila, UUD 1945, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sifat organisasi ini bersifat keilmuan, keprofesionalan, kekeluargaan dan pengabdian pada masyarakat. Organisasi ini bertujuan :

  1. Memberdayakan dan mengembangkan keilmuan/potensi, bakat, dan kemampuan anggota Tree Grower Community di bidang kehutanan khususnya silvikultur
  2. Membentuk kepribadian dan sikap anggota Tree Grower Community yang kritis, religi, intelek, dan amanah
  3. Menjalin rasa kebersamaan dan kekeluargaan sesama anggota Tree Grower Community
  4. Membentuk jiwa kepemimpinan anggota Tree Grower Community
  5. Menjalin hubungan dengan organisasi lain baik secara internal maupun eksternal Fakultas Kehutanan IPB.

Pada periode kepengurusan sekarang yaitu periode 2015-2016 TGC diketuai oleh M. Sahid Firdaus, melanjutkan estafet kepemimpinan yang sebelumnya dipegang oleh Zulkifli Abidin.

Dalam menjalankan tugasnya, ketua TGC dibantu oleh masing-masing ketua dari 5 divisi yang ada saat ini, yaitu sebagai berikut :

  1. Information and Communication
  2. Human Resources Development
  3. Bussines Development
  4. Scientific Improvement
  5. Project Division

Diperkenalkan pula Grup-grup yang diharapkan mampu mewadahi minat dan bakat dalam ilmu kehutanan, baik Pengurus maupun Anggota. Grup-grup ini yaitu:

  1. Tree Spesies Group (TSG)
  2. Pathology Group (PG)
  3. Forest Nutrition Group (FNG)
  4. Enthomomlogy Group (EG)
  5. Agroforestry Group (AG)
  6. Seedling Group (SG)

DENGAN JIWA SILVIKULTURIS, KITA LESTARIKAN HUTAN INDONESIA!!