Lokakarya Internal Restrukturisasi Kurikulum Departemen Silvikultur

Lokakarya Internal

Kamis, 23 Agustus 2018. Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor menyelenggarakan kegiatan lokakarya kurikulum di lingkungan internal. Acara tersebut dihadiri oleh stakeholder internal Departemen Silvikultur, diantaranya Dr. Noor Farikhah Haneda selaku Ketua Departemen Silvikultur, Dr. Erianto Indra Putra selaku Sekretaris Departemen Silvikultur, dan para staf pengajar (dosen) yang mewakili tiga divisi di lingkungan Departemen Silvikultur, seperti Divisi Ekologi Hutan, Divisi Silvikultur, dan Divisi Perlindungan Hutan. Selain itu, kegiatan lokakarya internal ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Dr. Rinekso Soekmadi.

Lokakarya internal dilaksanakan dalam rangka merumuskan restrukturisasi kurikulum Departemen Silvikultur, khususnya untuk program sarjana. Restrukturisasi kurikulum ini disiapkan sebagai langkah adaptif Departemen Silvikultur dalam menjawab isu kontemporer dan tantangan dari berkembangnya zaman, yaitu Revolusi Industri 4.0. Hal ini tentu senada dengan salah satu tujuan strategis Departemen Silvikultur, yaitu “Menjadikan Departemen Silvikultur sebagai program studi yang bersikap proaktif dan antisipatif dalam menghadapi tuntutan masyarakat dan tantangan pembangunan yang berubah dengan cepat baik secara nasional maupun internasional”.

Dalam mencetak dan menghasilkan lulusan yang adaptif di bidangnya sesuai dengan perkembangan zaman, tentu pembaharuan kurikulum seyogyanya perlu dilakukan. Hal tersebut berkenaan dengan betapa pentingnya sebuah kurikulum sebagai kerangka prinsip dalam proses pembelajaran (tranformasi) ilmu pengetahuan di sebuah perguruan tinggi. Pada prinsipnya, restrukturisasi kurikulum ini pun dilakukan guna memperkuat kompetensi lulusan Departemen Silvikultur di bidangnya dengan diikuti oleh kemampuan softskill terkait dengan bidang Silvikultur untuk menghadapi dinamika Revolusi Industri 4.0 di masa mendatang. Penguatan aspek softskill adalah hal penting bagi mahasiswa dalam rangka menstimulasi dan mengasah kemampuan daya rasa, karsa, karya, dan cipta sehingga diharapkan menjadi generasi kreatif dan inovatif kelak dalam menghadapi secara adaptif berbagai permasalahan, khususnya di bidang silvikultur, kehutanan, atau bidang lainnya yang relevan. Berdasarkan hal tersebut, maka diharapkan Departemen Silvikultur kelak akan mampu mencetak para alumni (lulusan) yang memiliki daya saing prima dan adaptif terhadap era Revolusi Industri 4.0.

(BW).